Pagi ini aku terbangun di jam 05.00, aku terbangun setengah sadar. Perlahan aku melihat kondisi fisik ku yang aku yakin ibuku sudah terlebih dahulu melakukan sholat tahajud. Aku bangun perlahan memaksa diri ini untuk bangun. Akhirnya aku bangun dan minum air putih, aku langsung ganti baju untuk olahraga. sebelum aku joging, aku pemansan dulu. usai pemanasan di jam 05.05 aku mulai joging dengan jarak 200 meter. Hari ini aku lagi nggak sholat karena aku lagi mens. Sudah 2 hari aku mulai rutin melakukan joging. Dimulai dari aku keluar rumah terdengar suara tetangga samping kanan rumah ku, dengan perlatan dapur dan perabot lainnya dengan motor yang sudah terpakir didepan rumah telah bersiap untuk pergi mencari nafkah sebagai penjual di kantin sekolah. Langkah kaki ku yang sudah mulai berlari perlahan, dengan kecepatan stabil mulai berlari. Suara nafas yang tadinya tenang mulai keluar masuk dengan cepat, paru-paru mulai bekerja memompa oksigen yang masuk, detak jantung yang mulai menunjukka...
Membangun Identitas
Kota Pontianak Dengan Kuliner
Pontianak. Masih lanjutan dari kegiatan ulang tahun kota Pontianak yang ke 246, Tribun Event Organizer beserta Disporapar kota Pontianak, menyelenggarakan salah satu event baru yaitu Festival Kuliner, Festival Barista dan Pameran Ekonomi Kreatif. Festival yang dilaksanakan ini berdurasi 4 hari yaitu dari tanggal 26-29 Oktober 2017 di parkiran Ayani Mega Mall.
Festival kuliner sendiri langsung dinaungi oleh Pemeritah
Kota yaitu Dinas Pariwisata. Pelaksana kegiatan festival kuliner terdiri dari
beberapa pihak UKM yang berada di bawah naungan Rumah Aktif. Ketua festival
kuliner yaitu ibu Angki, yang merupakan owner dari salah satu rumah makan yang
ada di Pontianak yaitu Roemah Eyang. Bu angki juga memegang organisasi jasa
boga di bawah naungan Ika Boga.
Beberapa seminar dan demo masak diadakan dalam membangun pemahaman
(mind set) masyarakat maupun pengusaha kuliner dalam wawasan kuliner. Festival kuliner pada kegiatan ini berhasil
mengundang salah satu chef terkenal yaitu chef Munto. Selain itu festival
kuliner dihiasi dengan beberapa stand-stand kuliner yang beragam, baik makanan
kuliner khas Pontianak seperti Sotong Pangkong dan semacamnya. Stand kuliner menjadi salah satu tempat
yang ramai dikunjungi masyarakat selama kegiatan festival ini.
Menurut keterangan bu Angki, kegiatan
Festival Kuliner ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk kuliner kota Pontianak. Dimana
para pelaku usaha kuliner, diberikan wadah dalam memperkenalkan produk. Selainitu,
festival kuiner sendiri bertujuan menanamkan sebuah pemikiran bagi pelaku usaha kuliner, bahwa moment
festival sendiri tidak sekedar menjualkan melainkan membangun pandangan baik khalayak terhadap produk.
“Diharapkan setelah festival ini,
masyarakat lebih mencintai produk-produk local
khususnya bidang kuliner. Selain itu, semoga Pontianak
dapat lebih terkenal melalui kulinernya’ ungkap Bu
Angki selaku ketua panitia Festival
Kuliner. Semoga kedepannya, akan banyaklagi
festival-festival lain yang dapat membangun identitas Pontianak
menjadi lebih baik. Dan diharapkan kuliner-kuliner di kota
Pontianak dapat berkembang ketaraf yang lebih memadai.
Berikut kemeriahan Festival Kuliner PontianakPenulis: Fildzah Aulia Ghasani
Editor: Hikmah Utami




Terima kasih
ReplyDelete