Pagi ini aku terbangun di jam 05.00, aku terbangun setengah sadar. Perlahan aku melihat kondisi fisik ku yang aku yakin ibuku sudah terlebih dahulu melakukan sholat tahajud. Aku bangun perlahan memaksa diri ini untuk bangun. Akhirnya aku bangun dan minum air putih, aku langsung ganti baju untuk olahraga. sebelum aku joging, aku pemansan dulu. usai pemanasan di jam 05.05 aku mulai joging dengan jarak 200 meter. Hari ini aku lagi nggak sholat karena aku lagi mens. Sudah 2 hari aku mulai rutin melakukan joging. Dimulai dari aku keluar rumah terdengar suara tetangga samping kanan rumah ku, dengan perlatan dapur dan perabot lainnya dengan motor yang sudah terpakir didepan rumah telah bersiap untuk pergi mencari nafkah sebagai penjual di kantin sekolah. Langkah kaki ku yang sudah mulai berlari perlahan, dengan kecepatan stabil mulai berlari. Suara nafas yang tadinya tenang mulai keluar masuk dengan cepat, paru-paru mulai bekerja memompa oksigen yang masuk, detak jantung yang mulai menunjukka...
Siapa yang nggak kenal dengan nasi uduk? Rasa nasinya yang gurih, kemudian disantap dengan sayur serta lauk, yang rasanya gurih atau pedas di dampingin dengan es teh segar. Kali ini penulis berkunjung ke Rumah Makan Uduk Udik, awalnya aku sering diajak temen-temen pergi kerumah makan. Kebetulan kami mampir ke rumah makan uduk udik. Sejak saat itu aku sering makan digtempat ini. Setiap kesini, aku sering pesan nasi uduk bakar dan ayam bakar seharga Rp. 25.000, teh tarik 8000, air mineral botol ukuran kecil harga berkisar Rp.3000-4000, pokoknya aku suka banget kesini.
Kalau ada kawan baru ku yang datang ke Pontianak, aku sering ajak temen aku kesini. Kalau buka puasa suka disini. Ayamnya lembut banget, bumbunya enak dan pas untuk ukuran lidah ku. Tempatnya bikin aku tenang, terus nyaman banget. Rasa paling nonjol pada ayam bakarnya, manis dan gurih.
Menu spesialnya nasi uduk, ada dua macam yaitu nasi uduk biasa dan nasi uduk yang dibakar dengan dibungkus daun pisang. Tapi aku lebih suka nasi uduk bakarnya. Alasannya dalam nasi uduk bakar ini ada kayak sambel udang tapi dia agak kering. Dan ada rasa daun pisang pada nasi uduknya dan aromanya wangi banget, khas daun pisang. Bagi kalian suka nasi uduk dan pengen nyobain nasi uduk yang beda datang aja langsung ke Jln. Prof. M. Yamin Samping Gg. Pemangkat 2 ( didepan MTSN 2 ) Kota Baru.
Penulis: Mellisa
Disini juga tersedia File dalam bentuk pdf
Cara memperbesar dokumen:
1. Tekan tanda ↗ pada dokumen
2. Sentuh layar 2 kali untuk memperbesar serta sentuh layar dua kali untuk memperkecil.
Selamat membaca

Keren..boleh ni belajar majalah online
ReplyDeleteTerima Kasih. boleh.. nanti belajar sama-sama
Delete